Sabtu, 21 Mei 2011

Ku Ingin Berhenti dan Kembali

Kututup mataku dari luka yang berdarah
Aku lihat lalu ku abaikan
Ku tancapkan lagi di terjal karang ini
Ku tak peduli apakah sobekan ini akan bernanah
Kubiarkan luka perlahan mengalirkan darah
Karena anggapku masih banyak persediaan darahku

Aku yang setengah sadar
Tertawa di kebahagiaan yang menghujam iman
Percuma kalian menyadarkanku
Karena aku tak akan berhenti tertawa walau ku ingin kalian menghentikannya

Jika kalian Tanya “Mengapa Aku Tertawa”?

Entahlah,
Akupun tidak tahu jawabannya
Yang kutahu tawaku ini menyakitkanku
Mengikis perlahan rasa cintaku kepadaNya

Jika kalian Tanya “Mengapa Aku Tertawa”?

Entahlah,
Yang kutahu, aku ingin berhenti
Yang kutahu, aku ingin kembali
Yang Kutahu, Aku Ingin MendambakanNya seperti dulu

Namun, Tawaku tak bisa kuhentikan
Walau lukaku semakin bernanah
Dan Menyakitiku

***~~~***

Sirna....

Ah, Aku telah bertanya pada angin…
Lalu di jawab dengan hembusan malam yang menusuk…

Ah, Aku mengadu pada bintang
Katanya : tenang lah…dan lihatlah aku, tak akan kubiarkan kau tersesat

Ah, Aku menangis pada hujan
Jawabnya : Sini….! Biar kuhapus airmatamu, tak akan kubiarkan ada yang menemukamu

Ah, Aku mulai berteriak pada halilintar!!!
Dia Teriak : ada yang lebih menakutkan selain masalahmu!!!

Ah, Aku tersedu pada bulan yang tinggal sepotong
Bulan : Pejamkan matamu… Kan kupeluk dengan temaram cahayaku

Dan ketika mentari menyentuhku perlahan,
Kulihat kepedihanku menguap terbang bersama pelangi

Kamis, 12 Agustus 2010

Taraweh ke- 2 oh....Sandal Jepit

Hari ini aku pulang cepat dari kantor...horeee...!
lagi jadwal Puasa pulangnya lebih cepat 1 jam dari biasanya.
aku mikir mending aku pergi jalan ke Mall dulu bentar deh, mau liat2x harga emas karena kemaren baru dapat THR jadi daripada di pakai untuk beli baju mending kusimpan aja beliin ke emas. (bukannya pamer atuh...^_^)

sekarang aku sedang menuju ke NOHIL, aku sms teman sekantor ku nanya tempat beli emas yang bagus. dibalas eh tempatnya malah di BCS,
Waduh...! Padahal aku udah di Angkot nih.
but So good lah ke NOHIL mau liat harga dulu sekalian ntar jadi pembanding.
tidak cukup itu saja, aku juga menelpon temanku yang dulunya satu kos tentang harga emas sekarang
kebetulan dia baru beli cincin minggu lalu

Akhirnya aku sampai di NOHIL dan langsung Hunting harga sekaligus liat model yang bagus.
saking semangatnya hunting aku jadi gak nyadar ternyata udah mau berbuka...

”Astaghfirullah! Ya Allah kalau aku berbuka di NOHIL jadi gak bisa shalat Jamaah Magrib nih...”

Waduh... udah di kasih rezeki kok malah jadi lalai beribadah....Maafkan aku Tuhan...

Yah...mau gimana lagi, akhirnya aku terpaksa berbuka di sini deh

"Mau pesan apa mbak?", tanya penjual di salah satu warung makan Food
Street

"Ayam Penyet aja deh Mas", Sahutku

"Minumnya apa Mbak?", Penjual itu kembali bertanya

"Teh Obeng mas, Terimakasih", balasku.

Buru-buru kuhabiskan makananku takut ntar waktu maghribnya habis

selesai makan trus shalat aku langsung Pulang. nyampe dirumah pas banget azan Isya berkumandang dari mesjid Al-Barkah yang berada di depan kos aku.
Dengan sedikit berlari kunaiki tangga satu persatu sampai di lantai dua...

"Kak Jeniii.. lagi ngapain?" sapaku ke teman kos an ku.
biasa cheksound (hehe)

"ia Sus sinilah", Sahut kak Jeni dari dalam kamarnya.

"Isus mau ke mesjid kak!" sahutnya sambil berjuang menaiki tangga berikutnya menuju lantai tiga.

Waduh..beginilah nasib tinggal di lantai tiga siap Olahraga setiap saat (hehe).
Nyampai dikamar langsung ku sambar mukenah dan tanpa sempat beres2x

Tap..tap..tap… ! langkah kakiku menurungi tangga mengusik kesunyian kos. Biarlah akan ada yang komplen asalkan aku bisa shalat jamaah…(Piss k2k Besar).

Sesampai di luar tanpa sempat berpikir panjang ku kenakan sembarangan sandal, eh ternyata kebawa sandal Jepit tali Biru. Aku yakin yang punya bakalan menngikhlaskan aku pinjam. Toh sandalnya dapat pahala gito..ups salah orangnya kale…(hehe)

Akhirnya aku nyampe di mesjid bertepatan dengan iqamat berkumandang dari Bilal.
Huff! Lega deh gak jadi Masbuk.
Kuikuti bait demi bait sang Imam melantunkan ayat-ayat Allah. Ku ingin meresap kenadi-nadiku membasuh setiap noda-noda dosa yang telah kukumpulkan selama 11 bulan terakhir. Ku ingin dengan Ramadhan bisa mencapai Fitrah di I’dul Fitri Mu Ya Allah.

Alhamdulillah malam ini aku bisa kembali mendatangi RumahMu Ya Allah di bulan terindah. Diakhiri dengan saling bermaaf-maafan akupun pulang. Dengan antrian lumayan besar (besar karena barisannya pershaf gak teratur...hehe) satu persatu para jamaah mesjid mengambil sandal dan pulang. Aku pun menuju antrian sandal.

”Aduh, Sandalku dimana ya?”, aku tidak menemukan sandalku.

”Ya gak pa pa deh, mungkin ketutup sama sandal yang lain, aku tungguin aja dulu”

Beberapa menit aku bersabar berdiri sambil menunggu antrian yang mulai menipis. Tapi aku tetap tidak melihat sandalku,bahkan sampai hanya satu,dua,tiga pasang sandal tersisa. Dan tidak satupun aku mendeteksi sandal jepit yang tadi kularikan dari kos begitu saja.

”Dimana ya sandalku?”

”Bisa jadi di ujung sana kali ya”

Dengan masih menyimpan harapan aku berjalan ke barat aku berdiri.

”Bisa jadi tidak sengaja tertendang anak-anak kecil yang lagi bermain di halaman depan mesjid.”

Tapi malang bagiku, setelah ku cari kemana-mana tetap saja aku tak menemukannya.
Ya sudahlah!

…..Janganlah kau bersedih..Coz Everything is gonna be OK...

Loh kok malah nyanyi? (hehe)jadi ingat si Bondan.

Kubulatkan tekadku pulang tanpa alas kaki, untung tempat kos an ku dekat dari mesjid.

Ya Tuhan, mungkin ini teguran supaya aku tidak melalaikan panggilanMU.

Tarawih Ke-2, aku telah kehilangan sandal jepit yang aku juga gak tau siapa yang punya.

Hohoho....ntar deh aku lapor ke warga Kos..mau konfirmasi

Bersambung..........

By : I_Soes^_^

Jumat, 30 Juli 2010

Kenapa Saya Ragu??? Padahal Saya Mampu.....

Pernahkah anda mengalami seperti ini, maaf saya tidak bisa…, maaf saya nervous…, maaf orang lain saja… dan masih banyak yang lain.
Apasih yang menyebabkan kita ragu, padahal kita pasti bisa mengerjakannya. Ada pepatah dari pascal yang intinya ‘Pikiran positif datang dari kepercayaan, Pikiran negatif, datang dari keragu-raguan, rasa takut yang benar adalah rasa takut yang digabungkan dengan harapan, karena itu lahir dari kepercayaan, serta kita berharap pada Tuhan yang kita yakini. sementara rasa takut yang salah digabungkan dengan keputusasaan, karena kita takut pada Tuhan, beberapa orang takut kehilangan-Nya, sementara yang lain takut mencari-Nya’.

Keraguan yang muncul hanya akan memperlambat keberhasilan kita saja, diri kita harus yakin dengan kemampuan yang kita miliki, karena belum tentu kelebihan ini dimiliki oleh orang lain. Jadi tidak ada salahnya kalau tawaran menjadi ketua kelas untuk dicoba, tawaran menjadi MC patut dicoba, tawaran menjadi supervisor patut di terima dan tawaran-tawaran yang lain. Jadi kita tidak perlu ragu-ragu dalam memutuskannya, apalagi sibuk mencari alasan agar tawaran ini atau kesempatan terbaik ini diberikan ke orang lain. Karena dengan sikap demikian, berarti telah melemahkan mental kita bahkan akan merugikan diri sendiri. Rasa takutnya akan selalu mempengaruhi rasa keberaniannya, sehingga mereka tidak akan pernah berfikir tentang kesuksesan tapi selalu berfikir tentang kegagalan.

Belajar berfikir positif akan membantu kebiasaan kita untuk melakukan hal-hal yang belum pernah kita lakukan, atau dengan kata lain, hal-hal yang tidak mungkin akan menjadi mungkin jika kita percaya bahwa diri kita mampu mengatasi rasa ragu yang berlebihan. Selain itu kita harus yakin bahwa diri kita punya potensi yang hebat, sehingga segala tantangan dan rintangan yang ada di depan kita bisa teratasi, meskipun akan mengalami cidera, namun hal ini malah dijadikan tantangan yang berarti.
Pepatah mengatakan ‘mereka bisa menaklukkan apapun yang mereka percaya bisa taklukkan’ di kutip dari pepatah john Dryden

Jadi jelas bahwa keraguan hanya akan mempengaruhi gerak kita dalam mengambil sikap, tapi keberanianlah yang akan menuntun kita ke arah yang lebih baik. Dan yang terpenting adalah menguasai diri sendiri, dengan berfikir positif, serta memanfaatkan potensi hebat yang ada pada diri kita, niscaya rasa takut, rasa ragu, rasa minder akan hilang dengan sendirinya.

Berikut kata-kata mutiara yang diharapkan bisa membangkitkan rasa ‘pE-dE’ alias percaya diri kita,

Untuk sukses, Anda harus bisa berbicara; untuk berbicara, anda harus percaya diri; untuk percaya diri, anda harus memimpin diri sendiri. Anonymous


Percayalah pada diri sendiri. Dengan begitu, anda akan bisa berbuat banyak, lebih dari yang diperkirakan. Anonymous

Jangan malu untuk mengatakan apa yang anda sendiri tidak malu untuk memikirkannya. Montaigne

Membuat kesalahan adalah manusiawi; tersandung adalah lumrah; tertawa atas diri sendiri adalah kedewasaan. William Arthur Ward

Waktu tidak merubah apapun. Hanya anda yang dapat merubah diri anda sendiri. Anonymous

Jangan takut pada segala sesuatu. Satu-satunya yang harus ditakutkan adalah ketakutan itu sendiri. Franklin D. Roosevelt

Kalau anda menanyakan kapan anda akan dapat memimpin orang lain mungkin anda tidak bisa menjawab. Tapi kalau anda menanyakan kapan anda dapat memimpin diri sendiri anda pasti dapat menjawabnya. Anonymous

Mudah-mudahan postingan ini bermanfaat, sekali lagi….. hilangkan rasa ragu kita dihari ini, jika hari ini kita mau sukses.
seribu-jalan

Kamis, 22 Juli 2010

BAHAGIA DENGAN APA YANG KITA MILIKI

Di setiap waktu yang kulalui semakin menitipkan banyak pelajaran berharga,
membuat aku menyadari bahwa tidak ada yang harus disesali di dalam setiap episodenya.
dulu ketika aku sering mencari bagaimana cara untuk bahagia, apakah dititipkan pada orang tua yang selalu care dengan kebutuhan dan keinginanku atau adakah dititipkan kepada sahabat yang setia dan tidak pernah berkhianat, ataukah mungkin di titipkan lewat uang yang bisa memenuhi semua yang aku inginkan???

aku terus berlari mencari semua itu, berlari dan terus berlari...
aku tidak peduli betapa kaki lelah melangkah...
apakah hatiku hancur dalam pencarian itu...
atau walaupun aku harus jauh dari keluarga dan kampung halaman...
AKU TIDAK PEDULI...
yang aku tahu cuma SATU...aku memperoleh Kebahagiaan...

Dan Kini ketika Sepenggal demi sepenggal Episode ku lewati, akupun mulai menyadari...

BAHWA :
"BAHAGIA DI TITIPKAN MELALUI RASA SYUKUR TERHADAP APA YG AKU MILIKI

"BAHAGIA DI TITIPKAN MELALUI RASA SYUKUR TERHADAP APAPUN DRAMA KEHIDUPAN YANG DIBERIKAN ALLAH KEPADAKU, DRAMA BAHAGIA ATAUPUN DRAMA DUKA..."

"BAHAGIA DENGAN APA YANG AKU MILIKI"
"BAHAGIA BAHWA AKU MASIH MEMILIKI ALLAH YANG MAHA PENYAYANG"
"BAHAGIA BAHWA AKU MASIH MEMILIKI PEKERJAAN"
"BAHAGIA DENGAN COBAAN YANG MENDEWASAKAN"


bY :
Susmayenti...^_^